Bantul jamin tidak kekurangan benih padi

id padi

Bantul jamin tidak kekurangan benih padi

Tanam padi (Foto Antara)

Bantul, (Antara Jogja) - Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin stok benih padi di daerah ini menghadapi musim tanam pada Oktober-Maret tidak mengalami kekurangan meskipun terjadi perubahan iklim pada tahun ini.

"Karena perubahan iklim saat ini, pola tanam padi menjadi maju, sehingga permintaan benih banyak, namun itu tidak berdampak pada kekurangan benih," kata Kepala UPT Balai Benih Barongan, Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Budi Santosa di Bantul, Senin.

Menurut dia, permintaan benih padi berbagai varietas di gudang benih milik UPT tersebut saat ini tinggi, bahkan pihaknya beberapa kali menolak pembelian benih padi unggul verietas tertentu meskipun stok di gudang habis.

Meski begitu, kata dia, petani tetap bisa memperoleh benih padi tersebut di sejumlah produsen benih padi unggulan di kelompok tani yang menjadi binaannya, sebab produksi benih padi tidak hanya terpusat di UPT tersebut.

"Tidak akan kekurangan, karena perputaran benih padi itu prosesnya memutar, misalnya di sini tidak ada benih varietas situbagendit dan inpari, namun di tempat lain ada, begitu sebaliknya. Saat ini di di tempat kami tersedia benih padi varietas mekongga," katanya.

Budi mengatakan ketercukupan stok benih padi untuk memenuhi kebutuhan benih di Bantul ini karena produksi benih padi selama setahun mencapai sekitar 1.200 ton berbagai varietas, sementara kebutuhan benih padi Bantul sepanjang tahun sekitar 900 ton benih.

"Kalau di UPT Balai Benih Barongan ini produksinya 200 ton per tahun karena lahan kita hanya setengah hektare, namun di beberapa produsen benih se Bantul yang kami dampingi produksinya mencapai 1.000 ton, sehingga totalnya sekitar 1.200 ton benih," katanya.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Pulung Haryadi, mengatakan menyarankan petani segera bergerak menanam padi setelah sebelumnya menanam tanaman palawija, sebab musim hujan pada 2016 mengalami maju sekitar satu bulan.

"Kami anjurkan sekarang ini petani sudah mulai tanam padi, karena musim tanam padi maju satu bulan akibat musim hujan yang maju. Dan untuk benih padi di Bantul masih aman, bisa disuplai dari daerah sendiri," katanya.***3***

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2024