JNE Yogyakarta-BNNP DIY antisipasi peredaran narkoba

id JNE Yogyakarta-BNNP DIY antisipasi peredaran narkoba

JNE Yogyakarta-BNNP DIY antisipasi peredaran narkoba

Kepala Cabang JNE Yogyakarta Adi Subagyo. (Foto Antara/Bambang Sutopo Hadi)

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Perusahaan jasa pengiriman dan pendistribusian JNE Yogyakarta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengantisipasi peredaran narkoba.

"BNNP DIY telah berkunjung ke JNE Yogyakarta dan sepakat untuk membantu pemberantasan narkoba, salah satunya adalah pelatihan bagi karyawan JNE mengenai jenis-jenis narkoba dan bahayanya," kata Kepala Cabang JNE Yogyakarta Adi Subagyo di Yogyakarta, Jumat.

Ia mengatakan, hal itu dilakukan sebagai upaya JNE memaksimalkan segi keamanan untuk mengantisipasi peredaran narkoba melalui paket barang kiriman terutama selama Ramadhan dan Lebaran 2017.

Selain memaksimalkan segi keamanan, menurut Adi, JNE juga menyiapkan delapan mobil van dan satu truk khusus yang difungsikan sebagai angkutan pengiriman melalui darat rute Yogyakarta-Jakarta.

"Lima orang yang merupakan sumber daya manusia tambahan ditempatkan bagian `outbound` atau pengiriman barang dari Yogyakarta ke berbagai daerah dan negara sebagai antisipasi lonjakan pengiriman," katanya.

Ia mengatakan pelayanan kepada pelanggan setia juga ditambah yaitu seluruh "sales counter" di Yogyakarta serentak membuka layanan "Free Pick Up" bagi pelanggan mulai 1 Juni 2017.

Selain itu terdapat Diskon Khusus Hari Libur sebesar 10 persen untuk semua pengiriman di hari libur termasuk hari Minggu dan libur nasional dengan "service reguler" maupun Yes tanpa minimal transaksi.

"Potongan ongkos kirim tersebut berlaku di Kantor Cabang Utama Yogyakarta dan `sales counter` di Jalan Menukan Nomor 12 Yogyakarta," kata Adi.

Head Regional JNE Jateng-DIY Marsudi mengatakan Ramadhan merupakan momentum "high season" yakni saat seluruh personel meningkatkan kinerja karena jumlah kiriman yang bertambah secara signifikan dalam waktu yang singkat.

"Seluruh persiapan dalam menghadapi `high season` tersebut telah dilakukan secara maksimal, sehingga tindakan cepat bisa dilakukan jika terdapat hal-hal yang memerlukan penanganan segera," katanya.

(U.B015)
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2024